Candi Badut: Sejarah, Daya Tarik & Tiket Masuk

Posted on
Harga Tiket Masuk Candi Badut Malang: Gratis
Jam Buka: 08.00 – 16.00 WIB
Nomor Telepon:
Alamat / Lokasi: Jalan Candi 5D, Karangwidoro, Dau, Malang, Jawa Timur, Indonesia, 65146

Candi Badut, sebuah situs bersejarah yang terletak di Malang, Jawa Timur, mungkin tidak sebesar Candi Borobudur atau Candi Prambanan yang terkenal di Jawa Tengah. Namun, jangan salah sangka, keindahan dan daya tarik Candi Badut tak kalah mempesonanya. Meskipun ukurannya tidak terlalu besar, candi ini memiliki pemandangan yang begitu indah, dikelilingi oleh taman yang terawat dengan baik dan rerumputan hijau yang segar. Berwisata ke Candi Badut bukan hanya tentang belajar sejarah, tetapi juga tentang memberikan kesegaran pada pikiran Anda.

Candi Badut Malang

Salah satu hal yang patut diperhatikan adalah harga tiket masuk ke Candi Badut yang sangat terjangkau. Di Malang, destinasi wisata seringkali memerlukan anggaran yang cukup besar, tetapi Candi Badut adalah pengecualian. Dengan tiket masuk gratis, Anda bisa menjelajahi keindahan situs bersejarah ini tanpa harus khawatir tentang biaya tambahan.

Jadi, jika Anda mencari destinasi wisata yang memadukan sejarah dan keindahan alam, Candi Badut adalah pilihan yang sangat tepat. Candi Badut buka setiap hari, meskipun jam operasionalnya bisa bervariasi. Saat berkunjung, pagi hari adalah waktu terbaik karena ada kemungkinan candi ditutup pada siang hari. Namun, Anda selalu dapat mengandalkan adanya petugas yang menjaga situs ini setiap hari.

Harga Tiket Masuk Candi Badut

Tidak seperti beberapa destinasi wisata lainnya yang memungut biaya yang cukup signifikan, Candi Badut tetap mempertahankan tarif yang sangat terjangkau. Ini menjadikannya pilihan yang sempurna untuk wisatawan dengan anggaran terbatas yang tetap ingin menikmati pesona sejarah dan alam yang indah. Jadi, tidak perlu khawatir tentang biaya tambahan saat merencanakan kunjungan Anda ke Candi Badut. Ini adalah salah satu tempat bersejarah yang ramah anggaran yang patut Anda pertimbangkan saat berada di Malang.

Tiket Masuk Harga
Tiket Masuk GRATIS
Baca:  Pantai Banyu Meneng: Beragam Aktivitas & Harga Tiket

Dengan harga tiket masuk yang sangat terjangkau ini, Candi Badut menjadi tempat yang sempurna untuk menghabiskan waktu dengan keluarga, teman, atau bahkan untuk solo traveler yang ingin merenung dan menikmati sejarah dan alam yang damai. Jadi, jangan ragu untuk merencanakan kunjungan Anda ke Candi Badut dan nikmati pengalaman bersejarah yang tak terlupakan tanpa harus khawatir tentang anggaran.

Jam Buka Candi Badut

Sebelum Anda merencanakan perjalanan Anda ke Candi Badut di Malang, penting untuk mengetahui jam buka resminya. Candi Badut biasanya buka setiap hari, tetapi ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan terkait dengan jam operasionalnya.

Hari Jam Buka Jam Tutup
Senin – Minggu 07.00 WIB 16.00 WIB

Candi Badut dibuka setiap hari mulai pukul 07.00 pagi waktu setempat dan berakhir pada pukul 16.00 sore. Ini memberi Anda kesempatan yang baik untuk menjelajahi situs ini dengan baik selama jam operasionalnya. Namun, penting untuk diingat bahwa meskipun candi ini buka setiap hari, terkadang pada siang hari, Candi Badut mungkin tutup sementara untuk kunjungan.

Sejarah & Daya Tarik Candi Badut

Candi Badut, yang terletak di Malang, Jawa Timur, adalah sebuah situs bersejarah yang memikat dengan cerita uniknya. Meskipun ukurannya jauh lebih kecil daripada Candi Borobudur atau Candi Prambanan di Jawa Tengah, keberadaannya membawa pesona tersendiri. Candi ini diperkirakan dibangun pada abad ke-8 atau ke-9, menjadikannya salah satu candi tertua di Jawa Timur. Yang membuatnya istimewa adalah penggunaan batu hitam sebagai bahan bangunannya, berbeda dengan candi-candi Hindu umumnya yang menggunakan batu bata merah.

Candi Badut juga terkenal karena asal-usul nama uniknya. Konon, candi ini dinamai sesuai dengan karakter lucu atau “ngebadut” dari Raja Gajayana, pendiri candi ini. Nama kecil Raja Gajayana adalah “Liswa,” yang berarti “anak jenaka.” Raja Gajayana, yang dikenal sebagai seseorang yang suka bermain badut (melucu), menjadi inspirasi nama candi ini. Selain itu, ada teori lain yang mengatakan bahwa nama “badut” diambil dari banyaknya pohon badut yang tumbuh di sekitar candi.

Baca:  Pantai Ngudel: Keindahan, Aktivitas & Harga Tiket Masuk

Kawasan Candi yang Asri

Kawasan Candi yang Asri

Meskipun bangunan Candi Badut sederhana, kawasan sekitarnya sangat memukau. Candi Badut dikelilingi oleh rerumputan hijau yang terawat dengan baik dan taman yang indah. Saat musim hujan tiba, lanskapnya menjadi semakin segar dengan warna hijau yang mencolok. Bangunan candi ini memiliki bentuk persegi dengan batuan hitam, dan pengaruh agama Hindu sangat terlihat dalam arsitekturnya.

Mengenal Candi Badut

Mengenal Candi Badut

Candi Badut merupakan salah satu candi tertua di Jawa Timur, bahkan lebih tua dari Candi Borobudur dan Candi Prambanan. Salah satu ciri khas candi ini adalah penggunaan batu hitam sebagai bahan bangunannya, yang merupakan perbedaan dari candi-candi Hindu umumnya yang menggunakan batu bata merah. Namun, ada ciri lain yang membedakan Candi Badut dari candi-candi Hindu lainnya di Jawa Timur, yaitu adanya pahatan Kalamakara yang menghiasi ambang pintu candi. Kalamakara adalah relief kepala raksasa, walaupun di candi ini, Kalamakara tidak memiliki rahang bawah seperti pada candi-candi Hindu lain di Jawa Timur yang memiliki Kalamakara lengkap.

Candi Badut lebih mirip dengan candi-candi di Jawa Tengah, terutama pada bagian tubuh tambunnya yang mirip dengan candi-candi di kawasan Dieng dengan relief yang simetris. Dibangun dari batu andesit setinggi 2 meter, candi ini memiliki selasar berukuran 1 meter yang mengelilingi tubuhnya. Walaupun relief pada batu candi ini tidak terlalu banyak, sisi kanan candi ini memiliki pahatan Hanacaraka.

Melihat Bagian dalam Candi

Menikmati Bagian dalam Candi

Menyusuri bagian dalam Candi Badut memberikan pengalaman yang menarik. Ruangan dalam candi ini memiliki lingga dan yoni, yang melambangkan kesuburan. Di dinding ruangan, terdapat relung-relung kecil yang pada masa lampau mungkin berisi arca-arca. Seluruh pengalaman di dalam Candi Badut membawa perasaan kedamaian dan keanggunan, menjadikannya tempat yang sempurna untuk refleksi dan eksplorasi sejarah yang kaya.

Baca:  Museum Brawijaya: Ragam Aktivitas Seru & Harga Tiket

Fasilitas

Candi Badut, meskipun ukurannya kecil, memiliki fasilitas yang memadai untuk para pengunjung yang datang untuk menjelajah sejarah dan keindahan alam di sekitarnya. Berikut adalah beberapa fasilitas yang dapat Anda temukan saat mengunjungi Candi Badut:

  1. Area Parkir
  2. Warung dan Pedagang Kecil
  3. Toilet Umum
  4. Area Bersantai
  5. Pemandu Lokal

Meskipun fasilitas di Candi Badut mungkin tidak sebanyak destinasi wisata yang lebih besar, namun perpaduan antara keindahan alam, sejarah, dan kedamaian di situs ini membuatnya menjadi tempat yang ideal untuk menghabiskan waktu dan meresapi pesona kearifan zaman lampau. Dengan fasilitas yang ada, Anda dapat menjelajahi candi ini dengan nyaman dan mendalam.

Lokasi Candi Badut

Candi Badut terletak di Jalan Raya Candi 5D, Dusun Badut, Desa Karang Widoro, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Lokasinya sangat strategis, karena berjarak hanya sekitar 5 kilometer dari pusat Kota Malang, sehingga mudah diakses oleh para pengunjung. Perjalanan menuju candi ini dapat ditempuh dalam waktu sekitar 15 menit jika Anda menggunakan kendaraan bermotor.

Alamat yang jelas dan akses yang mudah membuat Candi Badut menjadi salah satu destinasi wisata yang populer di wilayah Malang. Selain itu, lokasi yang relatif dekat dengan pusat kota juga memudahkan wisatawan untuk merencanakan kunjungan ke candi ini dalam jadwal perjalanan mereka.

Candi Badut memiliki daya tarik tersendiri, terutama bagi mereka yang tertarik dengan sejarah dan arkeologi. Selain itu, keberadaan candi ini juga dikelilingi oleh alam yang hijau dan asri, sehingga pengunjung dapat menikmati keindahan alam sekitar saat menjelajahi situs ini. Dengan lokasi yang mudah dijangkau, Candi Badut adalah tempat yang sempurna untuk menghabiskan waktu santai sambil memperkaya pengetahuan tentang warisan budaya Jawa Timur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *