Sumur Gumuling Taman Sari Jogja: Sejarah & Harga Tiket

Posted on
Harga Tiket Masuk Sumur Gumuling Taman Sari Jogja: Rp3.000 – Rp7.000
Jam Buka: 09.00 – 15.30 WIB
Nomor Telepon:
Alamat / Lokasi: Patehan, Kraton, Yogyakarta, DI Yogyakarta, Indonesia, 55133

Yogyakarta, kota budaya dan pesona di Pulau Jawa, menyimpan kekayaan destinasi wisata yang tak pernah habis untuk dijelajahi. Salah satu tempat yang mungkin jarang terdengar namun menawarkan pengalaman yang menarik adalah Sumur Gumuling di Taman Sari Jogja. Meskipun masih tersembunyi di lorong bawah tanah, destinasi ini mampu menyajikan sejarah dan keunikan arsitektur yang memukau. Artikel ini akan membawa Anda mengenal lebih dekat tentang Sumur Gumuling, serta mengulas harga tiket masuk dan jam buka yang perlu diketahui sebelum berkunjung.

Sumur Gumuling Taman Sari Jogja
Sumur Gumuling Taman Sari Jogja. Foto: google image

Sumur Gumuling, yang sejatinya merupakan masjid bawah tanah yang didirikan oleh pihak keraton, menjadi salah satu titik menarik di Taman Sari Jogja. Destinasi ini memiliki nilai sejarah yang tak ternilai, berdiri sejak tahun 1765 bersama dengan bangunan-bangunan lain di kompleks Taman Sari. Fungsinya sebagai masjid dan sumur dengan bentuk unik, menjadi cara cerdik untuk mengelabui tentara Belanda dan Jepang yang saat itu menduduki Jogja. Keunikannya tak hanya terlihat dari luar, tetapi juga dari pengalaman berjalan menyusuri lorong bawah tanah yang mengarah ke bangunan Sumur Gumuling.

Selain daya tarik sejarah dan keunikan arsitekturnya, Sumur Gumuling juga menawarkan pengalaman berfoto yang tak terlupakan. Spot-spot menarik di dalam maupun sekitar bangunan Sumur Gumuling memungkinkan para pengunjung untuk berpose dengan latar belakang estetik dan unik. Berada di kawasan wisata Taman Sari, Sumur Gumuling juga telah dilengkapi dengan fasilitas yang mencukupi untuk kenyamanan pengunjung. Dengan harga tiket masuk yang terjangkau, Sumur Gumuling menjadi destinasi menarik bagi para pecinta sejarah dan penggemar petualangan yang ingin merasakan pengalaman berbeda di Jogja.

Harga Tiket Masuk Sumur Gumuling Taman Sari Jogja

Harga tiket masuk ke Sumur Gumuling tergolong sangat terjangkau, baik untuk wisatawan domestik maupun mancanegara. Dengan tarif yang ramah di kantong, pengunjung dapat mengeksplorasi bangunan masjid bawah tanah yang menarik ini. Berikut adalah tabel harga tiket masuk Sumur Gumuling Taman Sari Jogja:

Harga Tiket Masuk
Wisatawan domestik Rp3.000
Wisatawan mancanegara Rp7.000

Meskipun tarifnya terjangkau, pengalaman berharga dalam menjelajahi bangunan bawah tanah ini tak akan terlupakan. Harga tiket yang ramah ini memungkinkan pengunjung untuk menyaksikan sendiri keindahan arsitektur yang unik dan menikmati suasana sejarah yang terpancar dari bangunan Sumur Gumuling.

Baca:  Punthuk Setumbu Magelang: Aktivitas & Tiket Masuk

Tidak hanya menawarkan keunikan arsitektur dan sejarah, Sumur Gumuling juga memberikan nilai pengalaman yang tak ternilai harganya. Dengan harga tiket masuk yang terjangkau, Anda dapat menyaksikan keindahan dan daya tarik destinasi ini, membuat kunjungan ke Sumur Gumuling menjadi momen yang berkesan dalam liburan di Yogyakarta.

Jam Buka

Menikmati keindahan Sumur Gumuling di Taman Sari Jogja tentunya memerlukan informasi tentang jam buka agar kunjungan berjalan lancar dan sesuai rencana. Destinasi ini memiliki jam operasional yang mengikuti jam buka Taman Sari secara keseluruhan. Jadi, jika Anda ingin mengunjungi Sumur Gumuling, pastikan untuk datang pada jam buka yang telah ditetapkan. Berikut adalah tabel jam buka Sumur Gumuling Taman Sari Jogja:

Jam Operasional
Setiap hari 08.00-14.00 WIB

Taman Sari dan Sumur Gumuling dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Jam buka ini memberi kesempatan bagi pengunjung untuk menjelajahi keunikan dan pesona Sumur Gumuling pada siang hari. Selain itu, dengan jam buka yang cukup luas, Anda dapat mengatur waktu kunjungan dengan lebih fleksibel.

Sejarah Sumur Gumuling Taman Sari Jogja

Sejarah Sumur Gumuling Taman Sari Jogja. Foto: google image

Sumur Gumuling, sebuah destinasi unik yang tersembunyi di lorong bawah tanah Taman Sari Jogja, menyimpan sejarah yang menarik dan kaya akan cerita. Bangunan ini bermula sebagai masjid bawah tanah yang didirikan oleh pihak keraton pada tahun 1765. Saat berada di dalam kompleks Taman Sari, Sumur Gumuling telah menjadi bagian tak terpisahkan dari pesona budaya dan sejarah Yogyakarta.

Pada masa penjajahan Belanda, Sumur Gumuling berfungsi sebagai masjid yang dirancang dengan bentuk unik. Tujuan di balik desain unik ini adalah untuk mengelabui tentara Belanda dan Jepang yang saat itu menduduki Jogja. Dengan lokasinya yang berada di bawah tanah, masjid ini berhasil disembunyikan dari pandangan musuh, sehingga umat Islam masih dapat melaksanakan ibadah sholat secara diam-diam.

Keunikan arsitektur Sumur Gumuling juga memuat filosofi tersendiri. Bangunan ini hanya memiliki satu pintu masuk dan keluar, yang melambangkan keyakinan bahwa manusia tercipta dari tanah dan akan kembali ke tanah. Selain itu, bangunan ini memiliki lima tangga, yang mengandung filosofi dari jumlah rukun Islam.

Seiring berjalannya waktu, Sumur Gumuling terus menjadi bagian penting dalam sejarah budaya Yogyakarta. Namun, pada tahun 1812, bangunan ini tidak lagi digunakan sebagai masjid karena adanya pembangunan Masjid Gede Kauman di barat Alun-alun Lor Yogyakarta. Meskipun begitu, Sumur Gumuling tetap memancarkan pesona dan nilai sejarahnya hingga saat ini.

Baca:  Wisata Alam Kalibiru: Tiket Masuk & Spot Foto

Bangunan ini memiliki kekuatan yang menakjubkan, dibangun dengan tembok tebal berlapis batu bata yang direkatkan dengan putih telur alih-alih semen dan pasir. Meskipun berada di bawah tanah dan tidak memiliki atap, Sumur Gumuling telah bertahan selama bertahun-tahun dan tetap menjaga keunikan arsitekturnya yang memikat pengunjung.

Daya Tarik & Keunikan Bangunan Sumur Gumuling

Bangunan Sumur Gumuling di Taman Sari Jogja menyimpan daya tarik dan keunikan yang menjadikannya destinasi wisata yang menarik perhatian. Keunikan arsitekturnya mencakup filosofi yang mengandung makna mendalam, sementara daya tarik sejarahnya memikat para pengunjung untuk menyelami pesona masa lampau.

Bangunan Sumur Gumuling yang Unik

Bangunan Sumur Gumuling yang Unik. Foto: google image

Daya tarik pertama dari Sumur Gumuling adalah keunikan arsitekturnya yang menakjubkan. Bangunan ini dirancang dengan gaya arsitektur Jawa Portugis, yang menghasilkan bentuk yang menyerupai teater melingkar. Uniknya, Sumur Gumuling tidak memiliki atap, hanya rongga berbentuk bulat pada kubahnya. Filosofi di balik desain ini adalah untuk mengelabui musuh, sehingga masjid ini tetap dapat digunakan untuk ibadah secara diam-diam.

Pengunjung akan menyaksikan satu pintu masuk dan keluar saja yang mengarah ke Sumur Gumuling, yang mewakili keyakinan bahwa manusia tercipta dari tanah dan akan kembali ke tanah. Selain itu, lima tangga pada Sumur mengandung filosofi dari jumlah rukun Islam. Di dalamnya terdapat kolam yang airnya berasal dari sumur, menjadi saksi bisu dari masa lalu ketika airnya mengalir dan memberikan nilai estetik tersendiri pada bangunan ini.

Daya Tarik Sumur Gumuling

Daya Tarik Sumur Gumuling. Foto: google image

Selain keunikan arsitekturnya, Sumur Gumuling juga menawarkan daya tarik sejarah dan budaya yang memikat para pengunjung. Bangunan ini memiliki sejarah yang mencakup periode penjajahan Belanda hingga masa kejayaan keraton Yogyakarta. Pengunjung dapat merasakan suasana klasik dan menelusuri lorong-lorong bawah tanah yang penuh dengan nilai sejarah.

Spot-spot menarik di dalam Sumur Gumuling juga menawarkan pengalaman berfoto yang tak terlupakan. Jembatan yang mengarah ke lantai dua, lorong dan tangga bawah tanah, serta area kolam air memberikan latar belakang estetik untuk momen berpose dan mengabadikan kenangan di tempat ini.

Berjalan Menyusuri Lorong

Berjalan Menyusuri Lorong. Foto: google image

Saat berkunjung ke Sumur Gumuling, pengunjung akan merasakan pengalaman berjalan menyusuri lorong bawah tanah yang mengarah ke bangunan masjid. Suasana debu, pengap, dan gelap segera sirna saat keunikan arsitektur Sumur Gumuling terkuak di hadapan mata. Anak tangga yang membawa pengunjung menuju lantai dua, serta area kolam yang menjadi tempat bersejarah, semakin menambah daya tarik dari kunjungan ini.

Baca:  POJOK BENTENG WETAN Jogja: Daya Tarik, Sejarah & Harga Tiket

Tak hanya sebagai destinasi wisata biasa, Sumur Gumuling memberikan pengalaman berbeda dan menghadirkan suasana sejarah yang tak ternilai harganya. Daya tarik dan keunikan bangunan ini menjadikannya sebagai salah satu tempat yang wajib dikunjungi saat liburan di Yogyakarta. Jelajahi keindahan arsitektur dan nilai sejarah dari Sumur Gumuling, dan buat kenangan yang tak terlupakan dari destinasi wisata yang mengesankan ini.

Fasilitas

Saat mengunjungi Sumur Gumuling di Taman Sari Jogja, pengunjung akan menemukan berbagai fasilitas yang disediakan untuk memberikan kenyamanan selama eksplorasi di lokasi ini. Berikut adalah beberapa fasilitas yang tersedia di Sumur Gumuling Taman Sari Jogja:

  1. Toilet
  2. Warung Makan
  3. Pemandu Wisata
  4. Area Istirahat
  5. Spot Foto

Fasilitas-fasilitas di atas memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi para pengunjung selama berwisata di Sumur Gumuling. Dengan adanya fasilitas tersebut, pengunjung dapat menikmati pengalaman berkesan di tempat yang sarat dengan nilai sejarah dan keunikan arsitektur ini. Selain itu, kehadiran warung makan dan area istirahat juga memastikan pengunjung dapat bersantai dan menikmati berbagai kuliner khas Yogyakarta di tengah-tengah petualangan mereka.

Lokasi Sumur Gumuling

Sumur Gumuling, sebuah destinasi yang penuh sejarah dan keunikan, terletak di dalam kompleks Taman Sari Jogja. Lokasi ini berada di Kelurahan Patehan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta. Dengan letaknya yang strategis, Sumur Gumuling mudah dijangkau baik menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.

Bagi para wisatawan yang ingin mengunjungi Sumur Gumuling dari pusat kota Yogyakarta, dapat melakukan perjalanan sekitar 10-15 menit dengan kendaraan bermotor. Jaraknya tidak terlalu jauh, sehingga perjalanan menuju destinasi ini akan menjadi lebih cepat dan mudah.

Lokasi Sumur Gumuling dapat diakses dengan beberapa opsi transportasi. Bagi yang menggunakan kendaraan pribadi, tersedia lahan parkir yang dapat digunakan untuk mengamankan kendaraan selama kunjungan. Selain itu, pengunjung juga dapat menggunakan angkutan umum seperti becak, delman, atau taksi untuk menuju ke Taman Sari dan Sumur Gumuling.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *